Pola Makan Sehat dengan Mengkombinasi Makanan

By Wednesday, September 10, 2008

Food Combining atau mengkombinasikan makanan merupakan gaya hidup sehat yang akhirnya saya pilih. Saya pribadi tidak bermasalah dengan berat badan hanya mungkin kesehatan saya tidak sepenuhnya optimal karena sering merasa pusing, lemas, perut kembung, sariawan, susah BAB atau penyakit sepele yang awalnya saya abaikan. Berkenalan dengan Food combining sebenarnya juga sangat tidak sengaja. Berawal dari ingin mencari milis untuk mempromosikan usaha online saya malah mempertemukan saya dengan milis Food Combining Indonesia dan website www.foodcombiningways.com. Disitu saya menemukan jawaban bahwa pola makan yang selama ini saya jalankan ( dan juga dijalankan oleg kebanyakan orang ) adalah sangat tidak sehat. Meskipun sudah 4 sehat 5 sempurna tapi ternyata makanan hanya akan kita makan dan dikeluarkan saja, bila pola makannya tidak diatur, vitamin dan mineral tidak akan diserap secara optimal oleh tubuh kita, atau bisa dibilang hanya sedikit yang diserap tubuh. Kenapa? jawabannya ternyata hanya karena tidak diperhatikannya berapa lama sesuap makanan bisa dicerna oleh tubuh atau tidak diperhatikannya waktu cerna makanan, kombinasi makanan kaya gizi yang buruk juga kurang diperhatikannya asam basa makanan yang sangat berpengaruh pada kondisi keasaman lambung dan tubuh.

Food Combining adalah pola makan dengan mengkombinasikan makanan alami kaya gizi agar gizi dari makanan tersebut bisa dicerna dan diserap manfaat gizinya secara optimal oleh tubuh, selain itu dalam Food Combining kita sangat tidak dianjurkan memakan makanan yang tidak ada gunanya sama sekali untuk tubuh atau hanya akan memperburuk kesehatan kita secara perlahan yaitu makanan yang mengandung MSG, pengawet, pewarna buatan dll yang biasanya terdapat dalam makanan fastfood, junk food, makanan/minuman kaleng ( termasuk biscuit kalengan ), makanan ringan kemasan dll. Selain itu dalam Food Combining perlu juga memperhatikan waktu kapan makanan dicerna, diserap dan dibuang, juga kondisi asam basa makanan. Inti dari Food Combining yang paling kelihatan menurut saya adalah tidak memakan makanan sumber karbhidrat dengan makanan sumber protein secara bersamaan serta memperbanyak makan buah dan sayuran dan membatasi konsumsi protein hewani ( membatasi bukan tidak memakan sama sekali )

Kapan Makanan Dicerna?
Siklus pencernaan sangat intensif antara pukul 12.00 (tengah hari) dan pukul 20.00 (8 malam). Pada siklus ini energi tubuh lebih banyak dipusatkan ke fungsi pencernaan. Sepanjang siklus ini merupakan saat yang tepat untuk mengisi lambung dengan makanan padat. Kalau pada siang hari perut tak terisi, Anda akan merasa sangat lapar (dari www.foodcombiningways.com). Maka dari itu agar makanan dapat terserap secara optimal perlu juga diperhatikan waktu cerna makanan, Dr. Gillian McKeith dalam bukunya You are What You Eat menjelaskan bahea Makanan sumber Protein dicerna oleh tubuh selama 3 jam. Sedangkan makanan sumber Karbohidrat baru bisa dicerna oleh tubuh selama 2 jam. Untuk hasil penyerapan maksimal makanlah protein 2 jam setelah memakan makanan karbohidrat atau makanlah karbohidrat 3 jam setelah memakan makanan kaya protein. Dan Ingatlah jangan memakan makanan kaya karbohidrat dengan makanan kaya protein secara bersamaan karena akan membuat kondisi lambung semakin asam yang mengakibatkan perut kembung dan diare ( selengkapnya dijelaskan di Asmab Basa makanan )

Kapan Makanan Diserap? ( dikutip dari www.foodcombiningways.com )
Jawabannya adalah pada malam hari. Siklus penyerapan berlangsung sangat intensif antara pukul 20.00 (8 malam) dan pukul 04.00 (dini hari). Sepanjang siklus ini terjadi proses penyerapan sebagian besar zat-zat makanan yang sudah tercerna dan pembagian zat-zat makanan ke seluruh bagian tubuh. Karena itu, tidur terlambat atau makan larut malam dapat mengurangi pasokan energi yang diperlukan untuk proses penyerapan. Hambatan pada salah satu siklus dapat mengacaukan siklus-siklus berikutnya, sehingga Anda akan merasa grogi pada pagi harinya.

Kapan Makanan Dibuang? ( dikutip dari www.foodcombiningways.com )
Siklus pembuangan sangat intensif terjadi antara pukul 04.00 (tengah hari) dan pukul 12.00 (tengah hari). Pada siklus ini, energi akan lebih banyak dipakai untuk membantu proses pembuangan. Sampah akan lebih banyak dikeluarkan dalam siklus ini. Banyak orang mengeluh tidak mempunyai nafsu makan pada pagi hari, tapi tidak menyadari bahwa ini adalah hal sangat alami. Karena tubuh tengah melalui siklus pembuangan. Tubuh tidak terlalu membutuhkan makanan padat (misalnya nasi dan daging) yang sulit dicerna dalam kurun waktu tersebut, malah bisa mengacaukan proses pembuangan karena kekurangan energi. Saya biasanya hanya mengkonsumsi air jeruk nipis setelah bangun tidur lalu makan buah-buahan/jus buah di pagi hari. Meskipun rasnya asam buah-buahan mempunyai efek basa yang dapat menormalkan keasaman lambung dipagi hari. Selain itu vitamin dan mineral dalam buah dan sayuran sudah mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh dipagi hari ( dari Ibu Andang Gunawan ahli nutrisi pengasuh milis Food Combining Indonesia )

Keseimbangan Asam dan Basa
( dikutip dari www.foodcombiningways.com )
Selain kandungan gizi, FC juga memperhatikan sifat asam-basa makanan. Dalam pelajaran kimia dasar di sekolah pun kita diajari bahwa larutan asam (acid) dinetralkan oleh larutan basa (alkali). Demikian pula dalam hal makanan. Ada makanan yang membentuk basa. Jika asam bertemu asam, keseimbangan asam-basa dalam tubuh akan kacau. Keadaan tubuh menjadi terlalu asam. Salah satu gejala yang dirasakan adalah perut kembung, dan diare. Padahal, keseimbangan asam-basa ini perlu dijaga agar fungsi pencernaan berjalan normal. Keseimbangan asam-basa tubuh inilah yang diabaikan selama ini.
Banyak orang, bahkan para ahli gizi sekalipun, masih berasumsi bahwa kecukupan gizi setiap orang hanya bisa terpenuhi apabila mengkonsumsi makanan 4 Sehat dalam waktu bersamaan. Perhatikan bagaimana nasi dan daging selalu dijadikan primadona, sementara sayuran dan buah-buahan hanya dijadikan pengiring (yang bahkan sering tidak termakan karena sudah telanjur kekenyangan). Baik nasi dan daging termasuk makanan pembentuk asam. Bisa dibayangkan betapa kacaunya pencernaan tubuh jika dimakan bersamaan.
Keadaan ideal yang diinginkan adalah apabila keseimbangan asam-basa jaringan tubuh dan darah manusia (kecuali lambung) berada pada pH 7,35 – 7,45 atau netral cenderung basa. Keseimbangan ini bisa dijaga dengan cara mengkonsumsi lebih banyak makanan buah, sebagian besar sayur-mayur, dan rempah-rempah, karena merupakan makanan pembentuk basa.
Selain itu, secara alamiah tubuh mencerna setiap makanan dengan cara yang berbeda dan setiap makanan juga membutuhkan enzim pencernaan yang berbeda pula. Protein sendiri memerlukan proses pencernaan yang cukup lama, sekitar 4 jam, pati 3 jam, sayur-sayuran 2 jam, dan buah-buahan hanya antara 10 dan 45 menit. Sedangkan lemak atau makanan tinggi lemak butuh waktu cerna paling lama, sekitar 6-8 jam. Karena itu setelah makan makanan tertentu, sebaiknya tunggu dulu sebelum memasukkan makanan jenis lain.

Apa saja makanan pembentuk asam?
Serealia/padi-padian ~ Umbi-umbian seperti singkong, ubi jalar, talas, kentang (kecuali kentang rebus yang dimakan bersama kulitnya) ~ Protein hewani ~ Lemak dan minyak ~ Susu (kecuali susu segar yang baru diperah) ~ Tomat yang dimasak ~ Kacang tanah ~ Makanan beragi ~ Cuka sintetis seperti cuka meja ~ Gula pasir ~ Polong-polongan seperti kacang hijau, kacang merah, kedelai ~ Alkohol

Apa saja makanan pembentuk basa?
Buah matang (walaupun ada rasa asam) ~ Sayuran, termasuk taoge (kecuali tomat yang dimasak) serta sayuran umbi seperti wortel, bit, lobak, radis ~ Kentang rebus yang dimakan bersama kulitnya ~ Plain yoghurt ~ Kacang-kacangan kecuali kacang tanah (seperti kenari, almon, walnut, brazil nut, pecan, pistachio) ~ Madu alam.

Food Combining itu mudah

karena kita boleh saja memakan beragam makanan alami, saya pribadi percaya bahwa semua makanan alami pasti mempunyai kandungan nutrisi yang melimpah bila dalam memakannya tidak berlebihan dan dalam mengkonsumsinya memperhatikan siklus tubuh manusia yang sudah saya tulis diatas. Yang saya maksud dengan makanan alami disini adalah makanan sehat tanpa bahan pengawet, pewarna buatan , penguat rasa dan lain-lain. Makanan yang kita olah sendiri dan kita jamin kebersihan dan kesehatannya.

Mulailah Pola Makan food Combining untuk tubuh yang lebih sehat. Berikut ini adalah tips-tips menjalankan Food Combining yang saya kutip dari www.foodcombiningways.com dan sudah saya praktekkan :

  • Makan buah, satu macam maupun beberapa, tidak dicampur dengan makanan jenis lain. Berilah tenggang waktu 10 –15 menit sebelum mengkonsumsi makanan lain.
  • Makanlah buah atau minum jus buah sedikit-sedikit agar tidak mengakibatkan lonjakan kadar gula darah secara mendadak.
  • Ganti camilan Anda dengan buah. Boleh saja mengudap buah sepanjang hari, asal sekitar setengah jam sebelum makan, stop makan buah.
  • Makanan tinggi protein dan tinggi pati sebaiknya tidak dimakan bersama-sama, tetapi masing-masing dikombinasikan dengan sayuran. Misalnya daging plus sayur, atau nasi plus sayur.
  • Hindari daging plus nasi, apalagi dengan porsi sama banyak.
    Jika siang hari sudah makan menu tinggi protein, misalnya kombinasi daging-sayur, malam hari mesti ganti dengan menu pati-sayur. Boleh saja bertukar waktu. Artinya, menu pati-sayur di siang hari, malam hari menu protein-sayur.
  • Sebaiknya tidak mengkonsumsi lebih dari satu macam protein hewani pada saat yang sama. Satu jenis protein hewani sehari sudah mencukupi kebutuhan asam-asam amino. Sedangkan protein nabati boleh lebih dari satu macam, karena kandungan asam amino makanan nabati umumnya kurang lengkap. Makanan pati beberapa macam boleh dimakan bersama-sama. Misalnya nasi plus perkedel jagung.
  • Masaklah makanan secukupnya, dengan menggunakan bahan makanan yang sesegar dan seutuh mungkin, bukan bahan olahan, instan, atau awetan. Makanan yang berkali-kali dipanaskan akan musnah khasiat gizinya.
  • Gunakan lemak dan minyak seperlunya saja.
  • Makanlah seberagam mungkin, baik jenis maupun cara pengolahannya. Selain menghindari bosan, juga agar tubuh tidak kelebihan dosis suatu zat gizi tertentu.
  • Ikuti FC secara bertahap, agar tubuh dapat menyesuaikan diri dengan nyaman. Anda juga tidak perlu terlalu kaku menerapkan FC. Misalkan Anda ‘lalai’ (makan asal-asalan) di siang hari, bisa ditebus makan yang benar sesuai FC nanti malam. Yang penting, kebiasaan menyantap berbagai makanan secara bersamaan tidak menjadi rutinitas.


Anda bisa mempelajari lebih banyak tentang Food Combining ini di
www.foodcombiningways.com atau subscribe di milis Food Comining Indonesia ( Diasuh oleh Ibu Andang W. Gunawan-Ahli terapi nutrisi, Penulis biku Food Combining, Pemimpin Redaksi Majalah Kesehatan Nirmala dan Bapak Wied Harry Apriadji - praktisi gizi dan kuliner presenter acara Harmoni di Trans TV ) carannya kirimkan email kosong ke Food_Combining_Indonesia@yahoogroups.com

Terimakasih semoga bermanfaat.

Kerja pintar bukan kerja keras...klik!

You Might Also Like

0 comments